👤 Admin FPDM IKIP Siliwangi
🗓️ Jumat, 10 April 2026 / ⏱️ 07:56:23
CIMAHI, FPDM – Fakultas Pendidikan Dasar dan Matematika (FPDM) IKIP Siliwangi kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang kompetitif di level nasional. Prestasi gemilang ini diraih setelah empat dosen terbaik FPDM dinyatakan lolos pendanaan hibah BIMA (Basis Data Kekayaan Intelektual Mahasiswa dan Dosen) Tahun Anggaran 2026.
Keberhasilan ini secara resmi dirilis melalui Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Nomor: 94/DST/C/AL.04.02/2026. Pengumuman tersebut menjadi angin segar bagi civitas akademika IKIP Siliwangi, mengingat seleksi hibah BIMA dikenal memiliki standar penilaian yang sangat ketat, mencakup aspek orisinalitas riset, metodologi, hingga potensi dampak luaran bagi masyarakat dan perkembangan sains di Indonesia.
Hibah BIMA merupakan skema pendanaan prestisius yang dikelola oleh pemerintah untuk mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui inovasi dan penelitian terapan. Di lingkungan FPDM sendiri, perolehan hibah tahun ini mencakup diversitas skema yang cukup luas, mulai dari penelitian fundamental, penelitian terapan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Adapun rincian dosen penerima hibah tersebut adalah sebagai berikut:
Prof. Dr. Wahyu Hidayat, M.Pd. (Prodi Pendidikan Matematika): Meraih dua pendanaan sekaligus, yakni skema Penelitian Terapan dan Penelitian Tesis Magister.
Dr. Sukma Murni, M.Pd. (Prodi PGSD): Meraih pendanaan dalam skema Penelitian Fundamental Reguler.
Trisna Nugraha, M.Pd. (Prodi PGSD): Meraih pendanaan dalam skema Pengabdian Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Dr. Ratni Purwasih, M.Pd. (Prodi Pendidikan Matematika): Meraih pendanaan dalam skema Pengabdian Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Capaian ini menunjukkan bahwa FPDM IKIP Siliwangi tidak hanya fokus pada proses belajar mengajar di ruang kuliah, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata dalam memecahkan masalah pendidikan dan sosial melalui jalur akademik formal.
Merespons kabar membanggakan ini, Dekan FPDM IKIP Siliwangi, Dr. Nelly Fitriani, M.Pd., memberikan ucapan selamat dan apresiasi mendalam kepada para dosen yang telah berhasil melewati proses seleksi yang kompetitif tersebut.
"Atas nama pimpinan fakultas, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Wahyu, Dr. Sukma, Dr. Ratni, dan Pak Trisna. Keberhasilan meraih hibah BIMA berdasarkan Surat Nomor 94/DST/C/AL.04.02/2026 ini adalah kado istimewa bagi fakultas. Ini bukan sekadar tentang pendanaan, melainkan tentang pengakuan negara terhadap kualitas intelektual dan integritas akademik yang kita miliki di FPDM," ujar Dr. Nelly Fitriani.
Beliau juga menambahkan bahwa pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan skor kinerja penelitian fakultas (SINTA Score) dan memperkuat akreditasi program studi ke depan. "Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi setiap dosen dalam mengembangkan gagasan-gagasan inovatifnya. Saya berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekan dosen lainnya untuk terus produktif dalam menulis proposal dan melakukan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi," tambahnya.
Untuk menggali lebih dalam mengenai urgensi dari riset dan pengabdian yang diusung, tim Humas FPDM mewawancarai dua perwakilan penerima hibah, yakni dari bidang penelitian dan bidang pengabdian masyarakat.
Prof. Dr. Wahyu Hidayat, M.Pd., sebagai pakar dalam Pendidikan Matematika yang menyabet dua skema hibah, menjelaskan bahwa fokus risetnya kali ini diarahkan pada efektivitas pembelajaran yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri dan kemajuan kognitif siswa.
"Hibah Penelitian Terapan yang saya terima fokus pada pengembangan instrumen dan model yang bisa langsung digunakan oleh para praktisi di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa teori-teori matematika yang dikembangkan di kampus memiliki korelasi kuat dengan kebutuhan dunia kerja. Sementara untuk skema Penelitian Tesis Magister, ini adalah langkah kami untuk melibatkan mahasiswa secara langsung dalam ekosistem riset profesional, sehingga mereka lulus bukan hanya membawa ijazah, tapi juga rekam jejak riset yang diakui secara nasional," jelas Prof. Wahyu.
Di sisi lain, Trisna Nugraha, M.Pd., yang mewakili bidang pengabdian masyarakat, memaparkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dengan mitra di lapangan. Menurutnya, skema Pengabdian Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat adalah jembatan bagi akademisi untuk menyalurkan ilmu pengetahuan secara aplikatif.
"Fokus kami di PGSD melalui hibah ini adalah penguatan kapasitas mitra, baik itu sekolah dasar maupun kelompok masyarakat terkait, dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif dan literasi digital. Kami ingin kehadiran IKIP Siliwangi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Pendanaan dari BIMA Kemdiktisaintek ini memberikan ruang bagi kami untuk mengimplementasikan teknologi dan model pembelajaran terbaru secara lebih luas dan sistematis," ungkap Trisna.
Lolosnya proposal-proposal dari FPDM ini juga menandakan bahwa arah riset di IKIP Siliwangi telah selaras dengan Rencana Induk Penelitian (RIP) nasional. Fokus pada pendidikan dasar dan matematika merupakan pilar penting dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi program studi PGSD dan Pendidikan Matematika, keberhasilan ini secara otomatis akan memperkaya pangkalan data penelitian mahasiswa dan dosen. Luaran yang dijanjikan, seperti artikel di jurnal internasional bereputasi, buku ajar, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HKI), akan menjadi aset akademik yang sangat berharga.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam skema Penelitian Tesis Magister yang diraih oleh Prof. Wahyu Hidayat memberikan peluang bagi mahasiswa pascasarjana untuk menyelesaikan studi dengan kualitas riset yang lebih mumpuni dan mendapatkan dukungan finansial yang memadai.
Keberhasilan FPDM IKIP Siliwangi dalam meraih hibah BIMA 2026 melalui empat dosen terbaiknya menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi dan inovasi terus tumbuh subur di lingkungan kampus. Dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, FPDM berkomitmen untuk terus melahirkan karya-karya yang tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi mampu memberikan dampak transformatif bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Segenap civitas akademika FPDM IKIP Siliwangi turut berbangga atas pencapaian ini. Selamat bekerja dan mengabdi kepada para penerima hibah, semoga hasil riset dan pengabdian yang dilakukan membawa keberkahan dan kemajuan bagi bangsa dan negara.